Neta S Pane Minta Piala Menpora 2021 Taati Prokes, Sarankan Satgas Anti Mafia Bola Bantu Awasi

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, mendesak agar penyelenggaraan turnamen sepakbola Piala Menpora 2021 disiplin protokol kesehatan (prokes). Neta pun menyarankan agar Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengerahkan Satgas Anti Mafia Bola dalam gelaran Piala Menpora 2021. Tidak hanya untuk mencegah adanya praktik pengaturan skor dan sebagainya, Neta juga berharap Satgas Anti Mafia Bola bertugas untuk mengawasi prokes.

"IPW berharap Kapolri bisa menggerakkan Satgas Anti Mafia Bola yang dimiliki Polri untuk mengawasi hal ini, selain agar piala Menpora bersih dari manuver mafia bola." Neta menyebut hal ini penting, mengingat sudah ada kasus Covid 19 di lingkungan sepakbola nasional, yakni pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae yong. "Shin Tae yong sebagai pelatih nasional sudah terkena Covid sehingga antisipasi terhadap keberadaan Covid 19 di dunia sepakbola nasional perlu diantisipasi agar tidak menyebar," ungkap Neta.

Sementara itu diketahui IPW tidak menyetujui penyelenggaraan Piala Menpora 2021 di tengah pandemi Covid 19. "Meski IPW tidak setuju Piala Menpora dilakukan di saat pandemi Covid 19, tapi karena evennya tetap berlangsung, IPW berharap Polri yang memberi izin pelaksanaannya harus tetap melakukan kontrol yang ketat," ungkap Neta. "Terutama mengenai protokol kesehatan agar Piala Menpora tidak menjadi klaster baru Covid 19," imbuhnya.

Lebih lanjut, Neta jga mendesak pihak Polri untuk menghindari hadirnya suporter ke stadion dalam penyelenggaraan Piala Menpora 2021. Hal ini terkait beredarnya video oknum suporter yang nekat hadir di Stadion Manahan Solo, Minggu (21/3/2021), jelang laga pembuka Piala Menpora 2021. Dikutip dari pemberitaan Metro TV yang diunggah sejumlah akun bola di Instagram, terlihat sejumlah suporter membawa atribut Arema FC dibubarkan oleh kepolisian.

Neta mengungkapkan Polri harus memahami jika militansi supoter untuk menonton di stadion sangat tinggi. "Hal ini pula yang menyebabkan ada video yang menunjukkan adanya suporter datang ke Stadion Manahan," ungkap Neta. "Untung polisi cepat bertindak dan membubarkan mereka," imbuhnya.

Neta menyebut ini menjadi alarm bagi kepolisian dan penyelenggara Piala Menpora 2021. Jika suporter nekat, sambung Neta, Piala Menpora 2021 harus disetop. "Tentunya hal ini harus menjadi catatan Polri, jika supoter tetap nekat dan tidak terkendali tiada kata lain Polri harus mencabut izin dan melarang gelaran Piala Menpora," ungkap Neta.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyebut penyelenggaraan dan penerapan protokol kesehatan di Piala Menpora 2021 berjalan baik. Hal itu diungkapkan Amali setelah membuka dan menyaksikan pertandingan pembuka Piala Menpora 2021 antara Arema FC lawan Persikabo 1973 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (21/3/2021) sore. "Saya lihat baik penyelenggaraan dan protokol kesehatan semua berjalan sesuai rencana," ungkapnya, dikutip dari situs Kemenpora .

Amali menilai pertandingan pra musim ini sangat penting untuk membangkitkan kembali semangat para pemain untuk merasakan kembali atmosfer pertandingan. "Saya melihat semangat para pemain untuk bertanding sangat tinggi, makanya pra musim ini penting untuk memulihkan lagi pemain yang hampir satu tahun tidak merasakan pertandingan," ujarnya. "Jadi secara umum penilaian saya Piala Menpora kali ini sudah sesuai dengan apa yang disampaikan PSSI dan LIB," tambah Menpora Amali usai menyaksikan pertandingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post UPDATE Perceraian Ririe Fairus dan Ayus Sabyan: Sidang kembali Ditunda hingga Minggu Depan
Next post Desta Mahendra Ulang Tahun, Putrinya Doakan Semoga Salat Lagi